Penggerak Aksel

1. Bagian – Bagian Penggerak Aksel

1. Dudukan poros penggerak
2. Roda gigi pinion ( Drive Pinion )
3. Roda gigi ( Ring gear )
4. Diferensial
5. Poros Aksel
6. Flens Roda
Fungsi :
• Menghasilkan momen putar yang lebih besar
• Merubah arah putaran poros penggerak ( propeler ) ke roda dengan sudut 900
• Menyeimbang putaran kedua roda pada saat membelok
Penggunaan :
Digunakan pada kendaraan dengan motor memanjang
2. Macam – Macam Penggerak Sudut
2.1. Penggerak Roda Gigi Lurus Segaris ( Bevel Gear )

Keuntungan
• Konstruksi sangat sederhana
• Harga mahal
• Gesekan kecil

Kerugian
• Permukaan gigi yang kontak sedikit
• Suara kasar
• Gigi cepat aus
Penggunaan
• Pada kendaraan – kendaraan yang sangat tua sekali ( Produksi akhir 1800 / awal 1900 )
• Saat ini tidak ditemukan lagi

2.3. Penggerak Roda Gigi Hypoid ( Hypoid Bevel Gear )

Keuntungan
• Permukaan gigi yang kontak lebih banyak
• Dapat dibuat konstruksi yang lebih kecil dibanding non hypoid
• Suara lebih halus dibanding lainnya
• Pemindahan tenaga lebih besar

Kerugian
• Diperlukan oli khusus kualitas lebih tinggi
• Harga lebih mahal
• Efisiensi kurang
• Konstruksi lebih rumit
Penggunaan
• Digunakan pada kendaraan produksi tahun 1960 sampai sekarang
• Saat ini masih ada dijumpai pada kendaraan kecil

2.3. Penggerak Roda Gigi Hypoid ( Hypoid Bevel Gear )

Keuntungan
• Permukaan gigi yang kontak lebih banyak
• Dapat dibuat konstruksi yang lebih kecil dibanding non hypoid
• Suara lebih halus dibanding lainnya
• Pemindahan tenaga lebih besar

Kerugian
• Diperlukan oli khusus kualitas lebih tinggi
• Harga labih mahal
• Effisiensi kurang
• Konstruksi lebih rumit

Penggunaan
• Digunakan pada kendaraan produksi tahun 1960 sampai sekarang ( terbaru )