Pengapian Elektronik

Masalah pada Sistem Pengapian Konvensional

Kelemahan utama terdapat pada kontak pemutus.

Pada motor yang mempunyai silinder banyak dan berputar cepat maka frekuensi pemutusan kontak pemutus tinggi.

Perbandingan motor 4 langkah silinder dengan 6 silinder pada putaran motor 5000 rpm.

Frekuensi pemutusan kontak pemutus tinggi  Û  waktu penutupan pendek Û arus primer tidak mencapai maxsimal, kemampuan pengapian kurang, masalah terjadi khususnya pada motor bersilinder banyak.

Grafik kemampuan pengapian

Daerah yang pasti bisa meloncatkan bunga api

DU       :  Tegangan cadangan minimum

Uz       :  Tegangan pengapian minimal

Jumlah pengapian

Pada motor 3 silinder mempunyai jumlah putaran 6000 permenit dilihat dalam grafik pa-da kondisi ini bunga api masih meloncat dengan sempurna ( 9000 pengapian / menit ).

Kebalikannya untuk motor 8 silinder yang berputar 6000 rpm : tidak dapat meloncatkan bunga api dengan baik (24000 pengapian / menit ).

Kesimpulan

Pada jumlah pengapian 12000/menit : merupakan batas peralihan kemampuan dari pengapian konvensional.

Untuk memperbesar daya pengapian pada silinder  banyak dapat digunakan sistem pengapian ganda.

Sistem pengapian ganda terdiri dari  :

Dua kontak pemutus,dua koil dan dua jari-jari rotor

Dengan pengapian ganda untuk motor 6 silinder mempunyai sudut dwell sama dengan motor 3 silinder pengapian tunggal.

Sudut dwell 2 kali lipat dibanding pengapian tunggal (1 koil, 1 kontak pemutus) Kemampuan pengapian lebih kuat

Kelemahan  :

?   Sistem ini perlu disinkronisasikan

?   Pada interval waktu yang pendek, kontak pemutus perlu distel kembali

Pengapian dengan kontak pemutus dobel

Pada sistem ini hanya menggunakan satu koil pengapian

Diagram pengapian

Sudut buka 70, sudut dwell 50/tiap kontak pemutus

Sudut dwell 500 Þ  kemampuan pengapian baik

Þ sudut dwell lebih besar daripada kontak

pemutus tunggal.

Kelemahan  :

Pada sistem ini perlu disinkronisasikan karena sensitif terhadap perubahan kontak pemutus.


PinboardShare/Bookmark