Harap diperhatikan pada saat melakukan service menggunakan injektor dan tester tekanan kompresi. Jangan pernah sekali-kali menyalakan atau menstarter kendaraan sewaktu injektor kendor, karena ulir injektor dapat rusak dan injektor dapat tertiup keluar oleh tekanan kompresi. Untuk mendapatkan hasil tes tekanan kompresi yang benar, baterai harus dalam kondisi yang baik, dan motor harus pada temperatur kerja. Bila hanya untuk mengontrol tekanan kompresi, lebih mudah dilakukan melalui lubang busi pijar dari pada lubang injektor. Jika tekanan kompresi akan dikontrol, hidupkan motor sampai temperatur kerja tercapai. Hasil tes tekanan kompresi sangat dipengaruhi oleh suhu motor. Tes kompresi hanya pada saat motor panas.

Langkah kerja :

1. Pelepasan Injektor

  • Bersihkan injektor-injektor dan kelilingnya pada motor. Lebih baik lagi jika menggunakan alat semprot uap, atau solar dan sikat. Setelah itu semprot dengan angin agar didapatkan hasil yang lebih masksimal.

  • Lepas saluran-saluran penyemprot dan saluran pengembali kebocoran pada injektor. Gunakan selalu dua kunci ( paling sesuai dengan memakai kunci nipel saluran).

  • Tutuplah sambungan-sambungan pada saluran penyemprot dan pada injektor dengan penyumbat karet/plastik. Kemudian lepas injektor-injektor, dan tempatkan berurutan. Pakai kain lap untuk mencegah kerusakan.

  • Selanjutnya keluarkan cincin-cincin perapat (pelindung panas nozel) yang dapat menempel pada dudukan injektor. Bila pekerjaan tidak langsung diteruskan, tutup lubang injektor dengan kain lap.

tes tekanan kompresi 2. Tes Tekanan Kompresi Melalui Lubang Injektor

Cara pengetesan akan lebih efektif jika injektor dilepas. Jika hanya harus mengontrol tekanan kompresi, pelaksanaanya lebih mudah melalui lubang busi pijar.

  • Tentukan adaptor yang sesuai dan pasang pengetes pada silinder No. 1 (Pengetes tidak boleh dipegang dengan tangan seperti pada motor bensin, karena tekanan kompresi motor Diesel jauh lebih tinggi)
  • Perhatikan buku manual bila menggunakan pengetes yang dilengkapi dengan diagram.
  • Apabila pompa injeksi dilengkapi governor pneumatik, tekan pedal gas penuh selama tekanan kompresi, supaya katup gas akan terbuka.
  • Lakukan tes kompresi. Jangan mengosongkan baterai dengan menstarter terlalu lama. Kemudian ukur dan dicatat tekanan kompresi pada setiap silinder, kemudian bandingkan dengan data pada buku manual kendaraan.

3. Pemasangan Injektor

  • Bersihkan lubang injektor pada motor, beri oli pada ulirnya. Perhatikan arah pemasangan ring dan ring yang rusak harus diganti.

tes tekanan kompresi

  • Keraskan injektor. Perlu diperhatikan bahwa momen pengerasan tepat sesuai dengan data pada buku manual . Momen pengerasan yang salah mengakibatkan kerusakan pada kepala silinder dan kamar pusar / muka.

  • Bersihkan sambungan-sambungan pipa penyemprot. Pengerasannya harus dilakukan dengan dua kunci : salah satu untuk mengeraskan nipel, yang lain untuk memegang pada rumah injektor.
  • Keringkan sambungan-sambungan pipa penyemprot dengan angin. Kemudian hidupkan motor dan periksa apakah terdapat kebocoran.

Petunjuk

Tekanan kompresi yang tidak sesuai sangat mempengaruhi kerjanya motor Diesel, antara lain :motor agak sulit dihidupkan, karena temperatur akhir langkah kompresi terlalu rendah untuk penyalaan diri.  Akibat kebocoran udara selama langkah kompresi, daya motor berkurang, dan knalpot berasap hitam karena jumlah penyemprotan tetap sesuai untuk pengisian silinder yang normal. Oleh karena itu, tes tekanan kompresi dilakukan setiap  40.000 km. Tekanan kompresi harus mencapai 2-3 Mpa (20-3- bar), perbedaan antara masing-masing silinder tidak boleh melewati 10%. Untuk data yang tepat, lihat buku manual.

Tekanan kompresi yang kurang menunjukkan kebocoran, yang dapat berasal dari ketidak rapatan pada cincin-cincin torak atau katup-katup. Untuk mendiagnosa, lakukan tes kebocoran tekanan kompresi. Perhatikan : Pada silinder dengan kekurangan tekanan kompresi, injektornya juga harus diperiksa, karena kemungkinan katup/torak dirusakkan oleh bentuk penyemprotan yang tidak sesuai.

4. Tes Kompresi Melalui Lubang Busi Pijar

  • Bersihkan keliling busi pijar dengan alat semprot uap atau kuas dan solar. Tiup dengan pistol udara.
  • Hidupkan motor sampai temperatur kerjanya tercapai.
  • Lepas semua busi pijar, ikat kabelnya supaya tidak bersinggungan dengan massa
  • Pastikan bahwa selama tes kompresi tidak terjadi penyemprotan bahan bakar
  • Pada motor yang dilengkapi kabel stop, tarik tombolnya selama tes kompresi
  • Lakukan tes kompresi seperti langkah-langkah diatas.
PinboardShare/Bookmark