Pada saat pemeriksaan sistem pemanas mula ini, baterai/aki kendaraan yang akan diperiksa harus dalam keadaan kondisi baik. Apabila baterai dalam keadaan kosong / lemah atau sambungan kabelnya jelek, kita akan mendapatkan hasil pemeriksaan yang salah.

1. Pemeriksaan dalam Kabin.

Putar kunci kontak pada posisi “GLOW”. Bila dalam kendaraan tidak ada, maka biasanya terdapat saklar tersendiri untuk menghidupkan sistem pemanas. Kalau lampu komtrol mulai menyala sesudah 6-15 detik berarti pemanas mula bekerja dengan baik. Waktu panyalaan lampu kontrol tiap-tiap kendaraan berbeda-beda dapat dilihat pada spesifikasi kendaran.

image

Bila lampu kontrol mulai menyala lebih lambat dari waktu spesifikasi, maka kemungkinan salah satu atau lebih busi pijar tidak berfungsi. Apabila lampu menyala lebih cepat dari waktu yang ditentukan menunjukkan hubungan singkat ke massa setelah lampu kontrol.

2. Pemeriksaan pada ruang mesin.

Pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan amperemeter agar mendapatkan hasil yang valid. Pertama-tama, ukurlah arus total yang mengalir (A tot) dan bandingkan dengan spesifikasi. Jika tidak sesuai, harus dilakukan pemeriksaan besar arus pada setiap busi pijar satu per satu. Busi pijar dengan besar arus yang tidak sesuai harus diganti. Pada setiap busi besar arus harus sekitar 5-10 A.

 image

3. Pemeriksaan visual melalui lubang injektor

Hidupkan sistem pemanas dan lihat pada lubang injektor apakah kesemua busi pijar mulai menyala sama cepat. Lakukan tes ini setiap kali injektor dilepas, misal, pada pengetesan tekanan kompresi.

image

4. Pemeriksaan busi pijar pada saat terlepas

Dilihat pada ujung batang pemanas terbakar atau tidak. Hubungkan busi pijar pada baterai 12v. Busi harus menyala merah setelah 6 – 15 detik. Lihat spesifikasi !

image

Petunjuk pemeriksaan busi pijar.

  • Sistem pemanas mula perlu diperiksa setiap 40.000 km, atau pada waktu motor agak sulit dihidupkan. Atau ketika dari knalpot keluar asap hitam dan putaran mesin tersendat-sendat waktu pertama setelah motor hidup. Hal tersebut kemungkinan adanya penyemprotan nosel yang tidak baik. Penyemprotan nozel yang tidak baik itu dapat merusakkan busi pijar dengan cepat. Oleh karena itu, apabila busi pijar rusak selalu periksa bentuk penyemprotan nosel.
  • Busi pijar model batang biasanya dirangkai pararel. Ada beberapa macam busi pijar model batang : model biasa biasa ( waktu sampai nyala 15s ), model cepat ( waktu sampai nyala 6s ) dan busi pijar tipe filamen ( kawat ) biasanya dalam rangkaian seri dan dipakai pada motor yang agak lama